12 KASUS PEMECATAN PELATIH SEPAKBOLA YANG PALING MEMALUKAN

Sempat memiliki prestasi sebagai pelatih sepak bola terbaik didunia, bukan berarti mereka tidak pernah mengalami kesulitan selama karir nya. Berikut 12 pelatih terkenal yang pernah mengalami pemecatan secara memalukan oleh club mereka :

1. Jose Mourinho

Karir kepelatihan sang ‘The Special One’ di Stamford Bridge berakhir sudah, setelah dipastikan gagal membawa The Blues Chelsea mempertahankan gelar jawara musim lalu. Pelatih asal Portugal ini telah berjuang keras untuk keluar dari satu titik zona degradasi dan sejak saat itu banyak pihak yang mempertanyakan kinerja kepelatihannya selama ini. Bahkan sang pemilik Chelsea, Roman Abramovich tampak kecewa dan enggan berkomentar banyak sehingga mengambil langkah untuk memecat Mourinho sebelum hari Natal tiba. Selamat jalan Jose!!

2. Malky Mackay

Ketika Cardiff City memutuskan untuk berpisah dengan pelatih asal Skotlandia, Malky Mackay, banyak pihak yang terkejut dan sedih lantaran salah satu pelatih terbaik mereka seharusnya tetap memimpin Cardiff dibawah perintah-perintahnya.

Tak lama kemudian terungkap alasan kepergian Mackay dari Cardiff dan para fanspun mengubah haluannya. Serangkaian pesan teks berbau homophobia, rasis dan bersifat seksis dikumandangkan untuk menyindir kinerja sang pelatih tersebut, tetapi hal tersebut tidak diketahui oleh publik sampai dirinya melamar pekerjaan di Crystal Palace.

3. Gus Poyet

Tergantung dimana dan kapan anda membaca bagian ini, saya sangat menyarankan kepada anda jika ada baiknya anda meletakkan makanan atau minuman terlebih dahulu sembari menikmati poin nomor 3 ini. Setelah menelan kekalahan telak pasca melawan Brighton, pelatih kelahiran Uruguay Gus Poyet harus berurusan dengan insiden yang sangat memalukan ketika salah satu pemainnya meninggalkan kotoran mereka di ruang ganti Crystal Palace sebelum melakoni ajang Championship. Untuk menambah lukanya, berita pemecatan Poyet disiarkan saat dirinya tengah duduk sebagai cendikiawan di televisi BBC.

4. Nigel Adkins

Selama melatih klub Sheffield United, itu adalah hari yang panjang dan tersulit bagi sang pelatih Nigel Adkins. Dia baru saja menyaksikan tim asuhannya memperoleh skor besar yaitu 2-2 saat melawan Chelsea dan mereka pun pulang bersama untuk mendengar kabar berita selanjutnya. Disinilah, Adkins menemukan sang pemilik yang sudah setuju untuk mendepaknya keluar dan menempatkan pelatih baru yang berasal dari Argentina, Mauricio Pochettino untuk menggantikan posisinya. Adkins telah memenangkan promosi didalam dua musim berturut-turut saat menempatkan Southampton di posisi 3 dari dasar klasemen serta sukses menjaga mereka untuk keluar dari zona degradasi.

5. Carlo Ancelotti

Carlo tidak pernah meninggalkan stadion sebelum dirinya diberikan potongan. Mantan pelatih Chelsea yang baru saja ditunjuk sebagai pelatih Bayern Munchen untuk menggantikan posisi Pep Guardiola ini memiliki rekor kurang bagus bersama The Blues pada tahun 2011.

Setelah melakoni laga kontra Everton pada hari terakhir kepelatihannya, Ancelotti duduk di meja konferensi pers pasca pertandingan untuk membahas masa depannya. Setelah menunggu beberapa saat di ujung tangga, tak lama salah seorang anggota staff menyuruhnya untuk mulai merencanakan musim depannya bersama klub lain.

6. Sir Bobby Robson

Tak lama setelah dirinya gantung sepatu pada tahun 1968, Bobby Robson mengambil kursi kepelatihan di London Barat dengan memakai kaos Fulham. Meskipun dirinya disinyalir akan mencapai hal-hal yang indah serta berhasil dalam kepelatihan, ternyata itu hanyalah awal yang tak baik bagi sang pelatih.

Di suatu hari ketika dirinya sedang berpergian keluar kota dan sedang menunggu diluar stasiun kereta api Putney, ia menemukan secarik surat kabar Evening Standard yang bertuliskan judul ‘Robson Dipecat’.

7. Saban Yildirim

Saat dirinya tampil di salah satu siaran televisi, sang pelatih klub Sakaryaspor bernama Saban Yildirim berharap bisa mendengar para fansnya memanggil dirinya kembali untuk melatih klub tersebut. Lalu tiba-tiba, salah satu anggota dewan klub meneleponnya dan mengatakan, “Saban telah dipermalukan klub, jadi anda akan dihapus dari daftar”. Jawab Yildirim, “Mereka bisa mengatakan kepada saya sebelum atau sesudah pertandingan. Sedih sekali mendengar berita ini”.

8. Martin Jol

Dibawah era kepemimpinan Daniel Levy, Tottenham Hotspur telah banyak memecat beberapa pelatih yang dinilai kurang dalam mambangun klubnya. Hal tersebut juga berlaku kepada pelatih asal Belanda, Martin Jol. Pada saat Tottenham melakoni ajang laga Piala UEFA kontra Getafe pada tahun 2007 silam, ia mengatakan jikalau dirinya sudah tidak dipercaya lagi oleh sang dewan pimpinan.

Spurs harus rela bertengger tepat diatas zona degradasi sehingga pemilik klub pun mengambil langkah tegas. Naas, saat Tottenham Hotspur turun minum pada babak pertama, Martin Jol dipanggil untuk menghadap Levy lalu kemudian dirinya dipecat.

9. Leroy Rosenior

Jika 10 menit bukanlah suatu rekor untuk mendapatkan atau kehilangan pekerjaan, maka kita tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Leroy Rosenior telah diresmikan sebagai pelatih baru Torquay yang bermain di liga nasional, salah satu liga terendah di Inggris.

Saat dirinya baru dilantik sebagai pelatih baru, 10 menit kemudian sang pemilik klub telah menjual sekitar 51% sahamnya ke tangan pemilik baru. Naasnya, pemilik baru ini enggan jikalau Rosenior melatih Torquay dan masa tugasnya langsung diberhentikan saat itu juga.

10. Trevor Francis

Mantan pemilik Crystal Palace, Simon Jordan membuat beberapa keputusan aneh saat menjabat kepala di klub East London, dan salah satunya adalah dengan memecat pelatih klub mereka, Trevor Francis pada tahun 2003. Setelah memecat pelatih tersebut, Jordan berbicara di depan pers dan menjelaskan, “Trevor Francis tidak mengambil langkah yang baik.

Dia duduk tenang sembari berkata kepada saya, ‘Hari ini adalah hari ulang tahunku. Saya tidak tahu apa yang bisa saya lakukan?’ Lalu saya mengatakan, ‘Banyak kebahagiaan yang kembali Trev, lalu saya memberikan sertifikat kerja kepadanya”.

11. David Moyes

Sir Alex Ferguson telah memimpin klub Manchester United selama lebih dari 2½ dekade sehingga klub kesayangannya menjelma menjadi salah satu klub legendaris di dunia. Kursi kepelatihan MU menjadi kosong setelah ditinggalkan oleh Sir Alex Ferguson sehingga menempatkan sejumlah tekanan besar kepada pelatih berikutnya untuk menjaga agar MU senantiasa stabil dan dapat membimbing mereka ke Piala tertinggi setelah tertidur selama beberapa periode.

Bagi mantan pelatih Everton David Moyes, ini adalah waktu yang tepat untuk membuktikan dirinya bisa menangani klub sebesar Manchester United dan menjadi sosok pelatih yang dibutuhkan di masa depan nanti. Faktanya, ia tidak bisa bertahan selama satu musim di MU, ia dipecat setelah bertugas selama 11 bulan. Selama karirnya menangani MU, ia selalu menjadi ejekan dan bulan-bulanan para fans MU.

12. Bruce Rioch

Jauh sebelum internet diperkenalkan di dunia; televisi, koran dan radio adalah sumber informasi bagi banyak orang, terlebih lagi dengan munculnya sebuah Teletext yang begitu populer di Inggris pada tahun 1990. Teleteks menyediakan berita teks pada layar TV anda.

Uniknya, pada teks tersebut tertuliskan kata, mantan pelatih Arsenal yaitu Bruce Rioch telah kehilangan pekerjaannya di klub Queens Park Rangers. Di beberapa surat kabar Inggris juga terpampang jelas judul bacaan sederhana ‘Rioch dipecat dari QPR”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *